PISA dan UN

Sudah tidak saatnya untuk menyalahkan Ujian Nasional (UN) yang semakin tidak menentu orientasinya bagi siswa, lebih umum lagi pendidikan di Indonesia. Meskipun, opini Marihot Manullang  yang menyatakan bahwa siswa kita belajar di sekolah bukan untuk pintar, tetapi belajar untuk bisa lulus UN. Sederhana kan? Lantas sejauh mana signifikansi UN dalam perbaikan mutu pendidikan di negara ini? (http://hariansib.com/?p=106204).  Bahkan, ada isu bahwa Ujian Nasional khusus untuk SLTA lebih berorientasi untuk menentukan siswa lulus atau tidak lulus, dan kononnya untuk mengukur kemampuan akademis siswa sebagai syarat masuk ke Perguruan Tinggi (http://www.sman1-tpi.sch.id/component/content/article/1-latest-news/157-perlu-reorientasi-un.html).

Lalu untuk apa mereka (siswa) belajar di sekolah, mereka (para guru) mengajar di sekolah. Apakah hanya terbatas pada guru membantu siswanya lulus UN atau lulus diperguruan tinggi favorit mereka. Orientasi untuk bangsa dan negaranya, mana? Nah, orientasi UN yang ditetapkan oleh pemerintah sebenarnya diperuntukkan pada hal apa dan bagaimana?

Sudah saatnya masyarakat dan pemerintah untuk tahu, siswa belajar di sekolah untuk membantu perubahan diri mereka sendiri dan juga negara dimana mereka hidup dan mati. Oleh karena itu, UN sebaiknya bukan sebagai suatu penentu akhir masa depan siswa. Tetapi, UN menjadi penentu akhir masa depan bangsa ini.

Menarik untuk dipikirkan, Programme International Student Assessment (PISA) merupakan inspirasi banyak negara maju di dunia yang tergabung dalam suatu organisasi, disebut OECD. Melalui PISA, pemberian pendidikan ke dalam 3 aspek, yaitu matematika, sains, dan membaca, diharapkan mampu membantu para siswa (generasi masa depan) untuk memikirkan masalah bangsa dan negara, serta dunia. Sehingga mereka belajar atau lulus UN berorientasi pada bukan hanya siswa tersebut menjadi pintar, tetapi juga karena ide, solusi, dan usaha mereka sehingga negara mereka akan menjadi makmur dan sejahtera.

About pisaindonesia

Pisa Indonesia is one of the Zulkardi's effort to support the development assessment of mathematical in Indonesian
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s